Rimbun yang dulu anggun
Kini terjebak dalam gurun,
Setia senja bersama (inginnya)
Bagai mahoni di kemarau panjang.
Tamu datang kemudian pulang.
Adakah sumbu rindu yang kelak aku sulut menjadi sebuah ledakan yang begitu menyesakkan?
Angin timur bawa aku semakin berumur,
Bawa aku ke jurang penuh lebur
warna emas dan semburat jingga sebelum rekah dan rengkuh akhirnya aku disana. (Ternyata Begini)