mencoba rekah menahan pilu
di lintasan jalan dia mengadu
"tuhan apa salahku?"
Bunga matahari tak lagi cerah
senyumnya tak terarah
cerianya tak sumringah.
Bunga matahari tak lagi menari
karena waktu-waktu sendiri
menyayat hati.
Tenggelam tak mati
namun membiarkan langkah berhenti
tak lagi menanti
mengambil langkah sunyi
mempertaruhkan segala harmoni.
Dan kini aku rindu rekahnya.
Bunga matahari yang ingin aku lihat rekah sekali lagi