Dari balik rambutmu,
salju turun menabur pilu.
Kicau burung menunggu,
bersama kopi dan buku-buku.
Serta hangat senja disisimu
Bulan ini belum November,
kerlip terang putih di atas putih.
Menggodaku dalam lamunan,
memaksaku memutar ingatan
Mentari terhapus salju,
sisakan bunga-bunga yang tumbuh membeku.
Rindu-rindu itu sedang mencari rumah berteduh,
dari gigil tubuh yang mengaduh,
sedang musim semi masih jauh.
Atau selamanya hanya salju yang jatuh
No comments:
Post a Comment