Tuesday, June 23, 2020

Tepian Desa

Masih duduk bersama angin
menuangkan segala ingin
nyiur padi harmoni tersendiri
di tengah terik yang menggerogoti

Menepilah,
tanam jiwamu dalam rebah
karena masih banyak hari-hari yang lelah
bangkitlah.
Lalu kalahkan yang membuatmu gundah.

No comments:

Post a Comment

KUPU-KUPU MURUNG

  Hai dinda, Apa kabar di sana? Kurasa malammu baik-baik saja. Kuingat saat pertama matamu menjangkau mataku Ada luka dalam di sana, yang en...