Friday, February 21, 2020

Lamunan Angan Bersama Angin

Mataku belum mengantuk
lelah datang berikan peluk
Tertawaku kini sempit
Terhimpit.
Sakit dan menjerit

Sesuatu terhanyut dari dermaga.
Seperti garam di atas samudra
Mengalir dan mengapung
Mengerak pada palung.

Anganku hanya ingin
Yang mengembara
Bersama doa-doa di udara
Selandai samudra seluas semesta

Angin membawa bisu yang bising
Terbanglah, jauh lalu menetap sekali lagi

Selagi daun pohon masih rimbun kau huni.
Selagi rantingnya masih kuat kau jejaki.

No comments:

Post a Comment

KUPU-KUPU MURUNG

  Hai dinda, Apa kabar di sana? Kurasa malammu baik-baik saja. Kuingat saat pertama matamu menjangkau mataku Ada luka dalam di sana, yang en...