Aku ingin menepi
Bersama sloki-sloki penuh api
Yang membuatku lebih kekar dan berani
Melawan hati yang terpenjara logika dan kata-kata
Menyakitkan. Tersesat dalam perasaan.
Ah....!!!! Persetan...!!!!
Airmata jatuh di pelupuk mata lalu turun ke pipi.
Tapi kau tahu apa?!!
Tentang jeritan, tentang umpatan, tentang makian.
Logika dan kata tak cukup puas demikian
Lanjutkan...lanjutkan...lalu sekian
Malam-malam jauh aku ketakutan.
Malam-malam lekat aku kedinginan.
No comments:
Post a Comment