Hai dinda,
Apa kabar di sana?
Kurasa malammu baik-baik saja.
Kuingat saat pertama matamu menjangkau mataku
Ada luka dalam di sana, yang entah kenapa aku ingin sekali memeluknya.
Terasa banyak luka di punggungmu dan ingin kuucap;
Huni saja rimbun pundakku.
Namun sayang aku lupa,
Aku adalah kupu-kupu murung
Yang ditakdirkan tersenyum dan merenung.
Hai dinda,
Semoga yang ditinggalkan tetap kau jaga.
Aku ingin kau terbang indah seperti kupu-kupu biru
Sesuatu yang langka dan susah di jamah karena keelokannya.
Hai dinda,
Jaga senyummu di sana.
Setidaknya untuk malam ini saja.

No comments:
Post a Comment