Sunday, March 13, 2016

Renung Gunung

Di malam yang dingin,
jutaan nada semseta memelukku erat.
Tentang nestapa yang ada, yang memaksaku bercerita;
Semesta atas gunung buatku sejenak merenung.
Tentang rasa yang aneh menyeruak begitu saja dihatiku.

Apa yang aku tahu soal cinta?
yang kutahu dari cinta cuma bersama
dan mencapai cita-cita bergandeng senja
Tapi dewi alam hadiahkan perbedaan.
bahwa ada sudut yang paling surut
dalam filosofi yang turut.

Tentang sejoli;
yang kusebut sejiwa, kukira fana.
Tapi di depan mata itu ada.
Baru saja semua itu melanda.
hahahaha

No comments:

Post a Comment

KUPU-KUPU MURUNG

  Hai dinda, Apa kabar di sana? Kurasa malammu baik-baik saja. Kuingat saat pertama matamu menjangkau mataku Ada luka dalam di sana, yang en...