Wednesday, April 9, 2014

Kisah Berdebu

Kuingat saat waktu bukan belenggu.
Dan cinta bukan sebuah jarak.
Masa dimana benci menyatu dengan debu.
Dan tawa yang menyatu dengan udara,
juga cipratan kenakalan
dari hujan ceria. Semua
terbang, berlalu bagai abu.

Kemudian setelah sampai tujuan
dan kau temui sebuah jalan.
Kan kau jumpai, kerlip kunang
pelita abadi kenangan
saat kau berpapasan.

No comments:

Post a Comment

KUPU-KUPU MURUNG

  Hai dinda, Apa kabar di sana? Kurasa malammu baik-baik saja. Kuingat saat pertama matamu menjangkau mataku Ada luka dalam di sana, yang en...